Desain dan Visualisasi Interior dan Eksterior Rumah Tinggal

Sebuah proyek desain rumah tinggal di tahun 2006. Desain interior maupun eksterior nya menyerap banyak konsep-konsep modern dan minimalis. Dalam aplikasinya berangkat dari desain yang simple dan clean.

Eksterior Bangunan Hotel Maoespati

Sebuah proyek visualisasi 3D dari desain yang sudah ada. Sebuah Hotel berlantai 2 yang berlokasi di daerah Maoespati, Jawa Timur.

Eksterior Bangunan Publik – Pasar Turisari

Sebuah proyek visualisasi 3D dari desain yang sudah ada dari sebuah konsultan perencanaan di kota Surakarta. Rehab pasar Tradisional dari satu lantai menjadi dua lantai yang berlokasi di daerah Surakarta, Jawa Tengah.

Desain Taman Kota Kertek Wonosobo

Sebuah proyek Desain taman kota yang merupakan bagian dari Grand Desain Pasar Kertek Wonosobo.

Pengembangan Kawasan Desa Jenengan Boyolali

Sebuah proyek visualisasi 3D dari desain Perencanaan Pengembangan Potensi Kawasan. Bekerja sama dalam proyek PNPM Mandiri. Fokus utama pengembangan potensi kawasan adalah pada pengembangan sektor peternakan. Pembangunan Kandang Komunal menjadi salah satu jawaban dari permasalahan yang ada.

Tampilkan postingan dengan label Istilah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istilah. Tampilkan semua postingan

IMB - IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN


Sebelum mendirikan sebuah bangunan, baik rumah maupun tempat usaha, sebaiknya Anda memiliki kepastian hukum atas kelayakan, kenyamanan, keamanan sesuai dengan fungsinya. Caranya yaitu dengan mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

IMB adalah izin yang diberikan oleh Pemerintah Daerah kepada orang pribadi atau badan usaha untuk mengatur, mengawasi serta mengendalikan terhadap setiap kegiatan membangun, memperbaiki, merombak/ merobohkan bangunan agar desain pelaksanaan pembangunan sesuai dengan tata ruang yang berlaku. Tujuan diperlukannya IMB adalah untuk menjaga ketertiban, keselarasan, kenyamanan dan keamanan dari bangunan itu sendiri terhadap penghuninya maupun lingkungan sekitarnya. Selain itu, IMB juga diperlukan dalam pengajuan kredit Bank.

IMB sendiri dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat (kelurahan hingga kabupaten). Dalam pengurusan IMB diperlukan pengetahuan akan peraturan-peraturannya sehingga dalam mengajukan IMB, informasi mengenai peraturan tersebut harus sudah didapatkan sebelum pembuatan gambar kerja arsitektur.
Pada umumnya jangka waktu untuk proses IMB selama 25 hari terhitung dari tanggal pengajuan yang pertama kali. Jangka waktu ini berbeda-beda tergantung kebijakan daerah pengawasan setempat dan kesiapan berkas-berkas yang diperlukan. Sebaiknya IMB mulai diajukan sebelum pelaksanaan pengerjaan bangunan, sehingga pada saat pelaksanaan tidak terganjal dengan peraturan-peraturan yang berlaku. IMB juga diperbarui apabila dalam perjalanan waktu bangunan mengalami perubahan signifikan atau renovasi seperti perubahan fungsi dan bentuk baik disengaja maupun tidak.
Siapa pun yang bertanggung jawab atas kegiatan pendirian bangunan adalah pihak yang berkewajiban untuk meminta izin kepada pemerintah setempat. Selain itu, pemilik atas bangunan yang telah lama dibangun tetapi belum memiliki IMB juga mempunyai kewajiban untuk mengurus IMB.

Persiapan pengurusan IMB

Untuk mengajukan IMB diperlukan dokumen-dokumen sebagai prasyarat kelengkapannya yang nantinya diperiksa kesesuaiannya oleh petugas yang bersangkutan. Adapun dokumen-dokumen tersebut antara lain :
  1. Formulir permohonan IMB, yang bisa diminta di instansi tersebut.
  2. Fotokopi KTP pemilik dan/ atau pengurus.
  3. Surat kuasa, bila yang mengurus adalah kontraktor pelaksana.
  4. Fotokopi bukti pelunasan PBB terakhir.
  5. Fotokopi bukti kepemilikan tanah yang sah.
  6. Gambar arsitektur dan gambar situasi. Jika rumah Anda tidak memiliki gambar arsitektur, dapatkan denah rumah dari kontraktor Anda. Jika tidak memungkinkan, Dinas Tata Kota dan Bangunan juga memberikan jasa untuk pembuatan denah rumah.

Sesudah persyaratan diatas dilengkapi:
  1. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap dan benar, berkas permohonan diagendakan dan kepada pemohon diberikan arsip permohonan.
  2. Dilaksanakan proses pengukuran dan cek lapangan.
  3. Berkas permohonan selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku .
  4. Apabila IMB telah diterbitkan pemohon akan akan diberitahu dan selanjutnya bisa diambil di loket pengambilan dengan menunjukkan tanda lunas pembayaran retribusi dan loket pembayaran.
Biaya tergantung:
  1. letak tanah (apakah lokasi dalam propinsi atau kabupaten ).
  2. luas bangunan.
  3. peruntukan (untuk  usaha,rumah tinggal,dsb).
Masa Berlaku:
  1. IMB berlaku selamanya sejauh tidak terjadi perubahan/ penyimpangan di lapangan atas izin yang telah diterbitkan.
  2. Selambat-lambatnya 6 bulan sejak diterbitkannya IMB harus sudah dimulai kegiatan pembangunan.


RAB - Rencana Anggaran Biaya


PENGERTIAN RAB

RAB (Rencana Anggaran Biaya) adalah penghitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek, baik secara kasar/taksiran maupun secara teliti. 

Beberapa keuntungan apabila terlebih dahulu kita menghitung biaya pembuatan rumah adalah sebagai berikut.
  •  Jenis pekerjaan apa saja yang dilakukan dapat diketahui.
  • Volume dari jenis bahan yang akan dibutuhkan dapat diketahui.
  • Harga tiap bahan dapat diketahui.
  • Harga upah tukang atau pekerja dapat diketahui.
  • Jenis Alat berat tambahan yang diperlukan dapat diketahui
  • Jumlah biaya yang diperlukan untuk pembuatan rumah tersebut dapat diperkirakan sehingga perputaran keuangan dapat diatur.
  • Pekerjaan apa saja yang sudah ataupun yang belum selesai dikerjakan (dapat di cek atau di control pekerjaan mana yang sudah dan mana yang belum).
  • Pemilik dapa terbantu dalam bernegoisasi tentang harga penawaran kontraktor atau pihak kedua (apabila pekerjaan pembuatan rumah tersebut akan dikerjakan orang lain) sehingga tidak akan merugikan pemilik sebagai pihak pertama.
 

Perspektif

Pengertian Gambar Perspektif dalam Arsitektur

Perspektif adalah proyeksi dengan garis proyeksi konvergen menuju ke sebuah titik pengamat, hasilnya sama dengan pandangan manusia.

Setelah memahami dasar-dasar perspektif, contoh berikut adalah rancangan dengan aturan-aturan komposisi dan rendering.

image012
Perspektif dengan aturan-aturan komposisi dan rendering tangan bebas



image013
Perspektif dengan aturan-aturan komposisi dan rendering komputer

Potongan

Pengertian Gambar Potongan dalam Arsitektur

Potongan merupakan suatu gambar orthogonal yang menjelaskan secara menyeluruh sosok bangunan yang dimaksud. Di dalam potongan bangunan ini kita dapat melihat hal-hal antara lain:

  • Hubungan sosok bangunan dengan lahan di tempat bangunan itu berdiri.
  • Perbedaan fungsi-fungsi bangunan
  • Hubungan ruang-dalam dan ruang luar bangunan.
  • Hubungan ruang-ruang di dalam bangunan.
  • Secara vertikal (setengah tingkat, satu tingkat, mesanin, bertingkat-tingkat).
  • Kualitas-kualitas ruang, antara lain dimensi ruang (panjang, lebar, tinggi), pencahayaan, penghawaan, pemecahan-pemecahan khusus dsb.
  • Teknis bangunan, antara lain struktur bangunan yang diharapkan pada bangunan tersebut, konstruksi-konstruksi, utilitas bangunan dsb.


Gambar Potongan Bangunan Rumah Tinggal


Gambar POTONGAN merupakan penjelmaan atas gambar denah terutama penjelasan atas segala hal yang berhubungan dengan dimensi-dimensi vertikal. Sedangkan dimensi-dimensi horizontal telah digambarkan di dalam denah.

Dengan hanya melihat denah, kadang-kadang kita agak sukar membayangkan hal-hal yang sifatnya lebih menyeluruh. Apalagi kalau denah tersebut merupakan denah yang lebih tinggi kompleks pengolahannya, yaitu denah yang mengandung permainan tinggi rendah permukaan lantai, plafon, permainan tinggi rendah permukaan tanah, permainan tinggi rendah bagian-bagian fisik bangunan, dsb.

Apabila kita melihat suatu denah terdiri atas ruang yang berdampingan, maka ada beberapa hal yang tidak dapat segera dijawab, misalnya:
  • Ruang manakah yang lantainya lebih tinggi?
  • Ruang manakah yang plafonnya lebih tinggi?
  • Ruang manakah yang atapnya datar dan manakah yang miring?
 sumber text : teorikuliah.blogspot.com

Tampak

Pengertian Tampak dalam Arsitektur
Tampak bangunan adalah gambar orthogonal yang menggambarkan bangunan dari satu sisi. Pengolahan tampak bangunan selalu dipengaruhi oleh dua hal yaitu:
  • Faktor dalam berupa hal-hal yang berada dalam masa bangunan itu sendiri, secara ringkas berwujud denah dan tampak bangunan.
  • Faktor luar, berupa hal-hal yang berada di luar bangunan tersebut. Secara global, faktor luar alam, antara lain letak tapak, situasi, kondisi di sekitar tapak, arah edar matahari, potensi-potensi alam seperti pemandangan baik, atau suasana-suasana alam khusus, lingkungan buatan yang menyatu dengan alam sekitar dsb.

Gambar Tampak Bangunan Ruah Tinggal
Tampak bangunan mencerminkan:
  • Bentuk massa bangunan
  • Tempat dan bentuk tapak
  • Kondisi lingkungan.

Dalam pengolahan tampak bangunan terdapat kemungkinan-kemungkinan yaitu:
  • Satu tampak, karena memang hanya memiliki satu muka tampak
  • Dua tampak, karena memang memungkinkan dua muka tampak, misalnya tapak di sudut jalan, atau di satu jalan tetapi sisi tapak yang lain menghadap ke daerah yang kosong.
  • Tiga tampak, karena memang memungkinkan tiga muka tampak,
  • Empat tampak, adalah yang paling lengkap, karena memang memungkinkan empat muka tampak, baik karena letak tapaknya ataupun karena luasnya tapak yang tersedia.

 sumber text : teorikuliah.blogspot.com

Denah

Pengertian Denah dalam Arsitektur.
Denah adalah gambaran tata letak ruangan dalam suatu bangunan atau rumah dilihat yang dilihat dari atas. Digambar menggunakan skala tertentu dan menggunakan notasi-notasi (symbol dan keterangan) sesuai standar yang disepakati bersama.

Gambar Denah Bangunan Rumah Tinggal

Denah merupakan gambar orthogonal suatu bangunan yang dipotong setinggi satu meter dari peil lantai. Secara umum denah dapat memberikan gambaran tentang dua hal, yaitu:
  • Tata letak ruangan
Dapat melihat letak ruang satu terhadap ruang yang lain, khususnya secara horizontal, tetapi tidak tertutup pula kemungkinan orang dapat melihat letak ruang yang satu terhadap ruang yang lain dalam perbedaan tinggi lantai, misalnya yang satu lebih tinggi dari yang lain, yang satu agak ke atas dsb.
  • Hubungan antar ruangan
Dapat melihat beberapa hal yang menyangkut hubungan ruang, baik hubungan secara fisik, hubungan secara lalu lintas ataupun hubungan secara visual.

 sumber text : teorikuliah.blogspot.com